Archive for Maret, 2010
Sinopsis Jumong Episode 4
Geram melihat sikap Jumong yang keterlaluan, Raja Geumwa menghunus pedang dan mengarahkannya pada sang pangeran.
Meski berusaha tegas, Raja Geumwa (Jun Kwan-ryul) ternyata tidak tega untuk menebas Jumong (Song Il-gook) dan memutuskan untuk mengganti hukuman dengan 20 pukulan tongkat. Yang cukup mengejutkan, Jumong ternyata dibela oleh kakak tirinya Daeso (Kim Seung-soo).
Alasan yang disampaikan Daeso masuk akal, dirinya bersama Youngpo (Won Ki-joon) dan Jumong harus berangkat ke tempat busur Damul keesokan harinya. Sempat ditegur oleh Ratu Wanhoo (Gyeon Mi-ri), rupanya Daeso punya rencana sendiri : ia berniat membuat Jumong untuk tidak pernah lagi kembali ke istana selamanya.
Rencana tersebut awalnya berjalan mulus, Daeso dan Youngpo berhasil menggiring Jumong ke tengah hutan dan membuatnya terperangkap di pasir hisap. Ditinggalkan begitu saja, siapa sangka Jumong diselamatkan oleh Soseono (Han Hye-jin) dan Wootae (Jung Ho-bin) dari suku Gyerubu sehingga nyawanya tertolong.
Begitu sadar, Jumong malah berulah sehingga dirinya dijadikan tawanan suku Gyerubu. Mau tidak mau, Jumong terpaksa mengikuti rombongan suku Gyerubu, yang berniat menjual pedang berkualitas tinggi pada suku Hengin. Siapa sangka, perselisihan terjadi antara dua kubu sehingga pertempuran tidak bisa dielakkan. Karena memiliki bawahan yang lebih handal, Soseono akhirnya memenangkan pertempuran.
Geram dan merasa dirinya dipermainkan, Soseono memerintahkan Wootae untuk membunuh suku Hengin yang tersisa. Namun sang asisten menolak, dan berkat bujukannya, Soseono berubah pikiran. Dengan suara tegas, ia menyebut tidak akan pernah menjual senjata ke suku Hengin lagi melainkan kepada sang rival Okjo.
Sinopsis Jumong Episode 3
Geumwa cuma bisa menatap Yoohwa dengan sendu, ia sangat terpukul saat tahu wanita itu tengah mengandung anak Haemosu.
Begitu sampai di Buyeo, Geumwa (Jun Kwang-ryul) sangat terkejut saat tahu bahwa Haemosu (Hu Joon-ho) dijebak atas saran penasehat Budeokbul (Lee Jae-yong). Meski ditodong sebilah pedang, Budeokbul bergeming dan menyebut bahwa apa yang dilakukannya adalah demi masa depan Buyeo.
Tidak memperdulikan omongan sang penasehat, Geumwa berusaha menyelamatkan Haemosu yang tengah dibawa oleh pasukan berjubah besi. Terpisah jalan saat sama-sama berusaha menyelamatkan diri, dari seberang lembah Geumwa melihat Haemosu terkena panah pasukan berjubah besi dan jatuh dari atas jurang ke laut lepas.
Setelah beberapa bulan berlalu, Yoohwa (Oh Yoon-so) akhirnya melahirkan seorang bayi laki-laki sambil ditunggui dengan setia oleh Geumwa. Bersamaan dengan itu, peramal Yeomieul (Jin Hye-kyung) terkejut karena mendapat penglihatan tentang burung berkaki tiga yang terbang tinggi. Karena kuatir, ia langsung memberitahu hal tersebut pada Budeokbul.
Sebelum diberitahu, Budeokbul didatangi Geumwa, yang mengaku telah memiliki anak dari Yoohwa dan berniat untuk segera menikahi putri kepala suku Habaek itu. Keruan saja Budeokbul langsung curiga, ia dengan tepat menebak kalau putra Yoohwa bukanlah darah daging dari Geumwa melainkan Haemosu.
Sinopsis Jumong Episode 2
Di saat Haemosu meloloskan diri, Yoohwa menghadap pasukan berbaju besi dan berbohong kalau pria yang mereka cari tidak ada disana.
Melihat sikap Yoohwa (Oh Yun-soo) yang mencurigakan, kepala pasukan baju besi mengambil keputusan yang mengagetkan : menebas kepala suku Habaek dan menyuruh prajuritnya untuk membunuh seluruh anggota suku. Yoohwa, satu-satunya yang selamat, cuma bisa menjerit histeris melihat semuanya.
Dalam pelariannya, Haemosu (Hu Joon-ho) bertemu dengan kelompok pedagang Gyerubu pimpinan Yeontabal (Kim Byung-gi), yang langsung menawari pekerjaan. Saat tengah berbincang-bincang, seorang pria menemui Yeontabal dan menyampaikan berita tentang musnahnya suku Habaek. Bisa dibayangkan, bagaimana perasaan Haemosu saat tahu kejadian itu disebabkan oleh dirinya.
Dibawa ke Hyeonto sebagai tawanan, sosok Yoohwa yang tengah diikat terlihat oleh Geumwa (Jun Kwang-ryul). Langsung mengenali wanita itu, Geumwa dan pasukannya langsung membebaskan Yoohwa. Sayang saat berusaha mengorek keterangan soal Haemosu, Yoohwa bungkam. Namun dari kejadian itu, Geumwa bisa menarik satu kesimpulan : Haemosu saudara angkatnya masih hidup.
Yeontabal ternyata sangat cerdik, ia langsung bisa menebak bahwa orang asing yang diajaknya bergabung dengan Gyerubu adalah Haemosu yang tengah dicari banyak orang. Rupanya, Yeontabal berniat menyerahkan Haemosu pada antek-antek kerajaan Han setelah rombongannya tiba di Hyeonto. Namun, semuanya berubah saat kelompok Gyerubu diserang oleh segerombolan perampok di tengah malam.
Dengan tangan kosong, Haemosu mampu mengusir gerombolan perampok. Tak lama setelah itu, anak Yeontabal yang berjenis kelamin perempuan lahir dan diberi nama Soseono. Setelah bertemu dengan gubernur jenderal Hyeonto, Yeontabal berubah pikiran dan tidak jadi menyerahkan Haemosu.
Sinopsis Jumong Episode 1
Setelah sekian lama, kerajaan Gojoseon akhirnya tumbang oleh kerajaan Han dari daratan China. Meski begitu, rakyat Gojoseon terus melakukan perlawanan dengan dipimpin oleh jenderal Haemosu (Hu Joon-ho) yang terkenal.
Menyamar sebagai pesilat, Haemosu datang ke Hyeonto, daerah yang dijadikan sebagai pusat pemerintahan di bekas wilayah Gojoseon, yang tengah melakukan sayembara dan terlibat pertarungan seru dengan seorang pria. Saat adu ilmu, Haemosu sukses membunuh salah seorang pejabat penting disana. Namun, kejadian tersebut membuat lawannya, yang ternyata adalah putra mahkota Buyeo bernama Geumwa (Jun Kwan-ryul) terluka.
Sementara itu di kerajaan Buyeo, Haeburoo yang merupakan raja Buyeo terlihat begitu puas melihat banyaknya rakyat Gojoseon yang menetap di wilayahnya. Namun oleh sang penasehat Budeokbul (Lee Jae-yong), sang raja diingatkan bahwa kehadiran rakyat Gojoseon hanya akan membangkitkan amarah kerajaan Han.
Tidak cuma itu, Haeburoo juga diberitahu bahwa teknologi persenjataan Buyeo, yang disebut sedikit lebih baik dari perunggu, masih kalah jauh dengan kerajaan Han. Karena itu, bukanlah hal yang bijaksana bila Buyeo menentang kerajaan Han secara terang-terangan.
Keadaan di Buyeo sendiri tengah tegang. Ketika dipanggil oleh peramal kerajaan Yeomieul (Jin Hee-kyung), Haeburoo diberitahu bahwa sang peramal telah melihat seekor burung berkaki tiga di tengah matahari Buyeo. Burung berkaki dua sendiri merupakan lambang raja dan pangeran, karena itu tambahan satu kaki cukup membingungkan.
Lirik Lagu Tak Kan Pernah Ada – Geisha
Dia memang hanya dia
Ku slalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia benar hanya dia
Ku slalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derap denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya
Reff :
Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada takkan pernah ada
Benar dia benar hanya dia
Ku slalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya
Reff :
Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada takkan pernah ada
Ku ingin kau selalu di fikiranku
Kau yang selalu larut dalam darahku
Tak ada yang lain Hanya kamu
Tak pernah ada takkan pernah ada
Lirik Lagu Untuk Mencintaimu – Seventeen
Untuk Mencintaimu – Seventeen
Apa yang harus aku lakukan
Untuk membuat kau mencintaiku
Segala upaya tlah kulakukan untukmu
Apa yang harus aku temukan
Untuk membuat kau menyayangiku
Inilah aku yang memilih kau untukku
Reff:
Karna aku mencintaimu
Dan hatiku hanya untukmu
Tak akan menyerah
Dan takkan berhenti mencintaimu
Ku berjuang dalam hidupku
Untuk selalu memilikimu
Seumur hidupku, setulus hatiku
Hanya untukmu
Repeat reff
Seumur hidupku, setulus hatiku
Ooohhhh…


